Minggu, 21 Oktober 2012

Ucapan Selamat dari Bu Dekan Fak. Syariah


Kamis, 11 Okt 2012.___Setelah mengikuti Riyadhoh Kubro yang berisi Istighosah bersama Pembantu Dekan dan Ketua Jurusan, kami pun memasuki ruang yudisium sarjana S1 Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Akademik 2011/2012. setelah pembacaan ayat suci al-Quran sebagai pembukaan, dilanjutkan pembacaan nama-nama mahasiswa yudisium serta IPK dan prestasi yang diperoleh, tibalah Bu Dekan memberikan sambutan. berikut cuplikanya;


"Yang membanggakan adalah yudisium kali ini diwarnai prestasi yang beragam dari calon wisudawan yang diberi gelar Sarjana Hukum Islam ( S.H.I) tersebut. Meskipun akhir-akhir ini kita agak dibingungkan dengan adanya pergantian gelar menjadi S.Sy. Alhamdulillah, semuanya sudah kelar. Antara lain kelulusan angkatan pertama Jurusan Hukum Bisnis Syariah, ada yang selesai 7 semester 2 bulan, ada yang menulis skripsi dengan bahasa Arab, Inggris, ada yang lulus cepat, nilainya cumlaude, aktif di organisasi dan hafal al-Qur’an 30 juz dan ada satu orang dari Singapura, yaitu Pak Ner Rahim.

Meskipun acara yudisium merupakan acara rutin (seremonial) setiap semester, tetapi dalam setiap melaksanakan acara tersebut, selalu muncul perasaan haru bercampur bahagia yang mengusik hati saya. Haru, karena menatap wajah-wajah cerah, bahagia dari wisudawan yang duduk berjajar di depan saya, ingatan saya melayang saat mereka datang ke kampus ini empat tahun yang lalu. Mereka datang dengan keceriaan, karena memperoleh status sebagai mahasiswa UIN Maliki Malang. Kini mereka juga ceria karena memperoleh gelar sarjana. Hati saya haru, karena bersama semua dosen dan semua tenaga kependidikan, kami yang mendisain kurikulum, organisasi, kegiatan penunjang dan hidden curriculum. Kerjasama semua dosen dan semua tenaga kependidikan, termasuk bantuan cleaning servis dan satpam, sekarang telah mengantarkan mereka memperoleh gelar S.H.I. Gelar sarjana yang memosisikan mereka pada kelas intelektual atau pemikir di masyarakat. Dalam hati saya terus menerus berdoa, semoga mereka telah menerima yang terbaik, karena kami semua telah melaksanakan semaksimal kemampuan kami. Kemudian perasaan bahagia, karena melihat wajah wisudawan yang bahagia, yang berjajar di depan saya, saya optimis mereka sudah punya bekal yang cukup untuk meniti episode kehidupan berikutnya. Saya optimis mereka mampu berkarir dan berprofesi sesuai dengan pilihan dan kesempatan yang tersedia.  

Di dalam data base alumni, kita bisa melihat, ternyata profesi yang digeluti alumni F. Syariah dengan gelar S.H.I  cukup beragam. Selain profesi pokok di bidang hukum, seperti hakim, panitera dan advokat, juga banyak yang berkarir di Bank, wartawan, dosen, guru bahkan pengusaha muda. Dan perlu digaris bawahi di sini, bahwa provesi advokat yang banyak dibutuhkan di PA, belum mendapat perhatian dari alumni. Bisa dikatakan belum ada alumni yang memiliki tekad untuk berkarir sebagai advokat. Padahal informasi dari mayoritas Ketua PA, provesi advokat cukup menjanjikan kesejahteraan hidup. Selain itu, PA membutuhkan advokat yang bergelar S.H.I. karena dipandang lebih mampu memahami problem-problem di PA. Keuntungan lain sebagai advokat adalah tidak perlu menjadi PNS. Provesi ini hakikatnya adalah pengusaha atau enterprenuer, dimana modalnya bukan uang, namun ilmu, gelar dan jaringan.

Alumni F. Syariah dengan gelar S.H.I. sudah tentu, harus menjaga akhlak al-karimah dalam perilakunya, baik sebagai individu, anggota keluarga, anggota suatu provesi, maupun anggota masyarakat. Kata “Islam” yang menempel di gelarnya adalah sebuah keunggulan. Sebab motto Islam yang mendasar adalah “berakhlak karimah” dan bermanfaat bagi diri sendiri dan sesama atau kemanusiaan.   

Selamat berkiprah, selamat mengepakkan sayap, semoga sayapmu tetap utuh meskipun menghadapi angin dan badai kehidupan. Amiiin."

by_Dr. Dra. Hj. Tutik Hamidah, M.Ag.

Senin, 03 September 2012

Pemimpin Yahudi Masuk Islam Setelah Meneliti "Iddah"

1 lagi bukti, bahwa ketentuan yang telah disyari'atkan dalam Islam tidak bertentangan dengan hukum alam, justru sesuai dengan kebutuhan dan terkadang bisa dibuktikan dengan fakta empiris (secara ilmiyah).

REPUBLIKA.CO.ID, AMERIKA -- Robert Guilhem, pakar genetika dan pemimpin yahudi di Albert Einstein College menyatakan dengan tegas soal keislamannya. Dia masuk Islam setelah kagum dengan ayat-ayat Al-Quran tentang masa iddah wanita muslimah selama tiga bulan. Massa iddah merupakan massa tunggu perempuan selama tiga bulan, selama proses dicerai suaminya.

Seperti dikutip dari societyberty.com, hasil penelitian yang dilakukannya menunjukkan, massa iddah wanita sesuai dengan ayat-ayat yang tercantum di Alquran. Hasil studi itu menyimpulkan hubungan intim suami istri menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik khususnya pada perempuan. Dia mengatakan jika pasangan suami istri (pasutri) tidak bersetubuh, maka tanda itu secara perlahan-lahan akan hilang antara 25-30 persen. Gelhem menambahkan, tanda tersebut akan hilang secara keseluruhan setelah tiga bulan berlalu. Karena itu, perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik khusus laki-laki lainnya setelah tiga bulan.

Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Muslim Afrika di Amerika. Dalam studinya, ia menemukan setiap wanita di sana hanya mengandung sidik khusus dari pasangan mereka saja. Penelitian serupa dilakukannya di perkampungan nonmuslim Amerika. Hasil penelitian membuktikan wanita di sana yang hamil memiliki jejak sidik dua hingga tiga laki-laki. Ini berarti, wanita-wanita non-muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahannya yang sah. Sang pakar juga melakukan penelitian kepada istrinya sendiri. Hasilnya menunjukkan istrinya ternyata memiliki tiga rekam sidik laki-laki alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu dari tiga anaknya saja berasal dari dirinya.

Setelah penelitian-penelitian tersebut, dia akhirnya memutuskan untuk masuk Islam. Ia meyakini hanya Islam lah yang menjaga martabat perempuan dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin bahwa perempuan muslimah adalah yang paling bersih di muka bumi ini.

sumber: kolom berita di situs Yahoo

Senin, 20 Agustus 2012

Google Ikut Rayakan Kemerdekaan Indonesia

Saat kita membuka Google hari ini (17/8), maka tampak Google Doodle menggambarkan sekumpulan anak-anak sedang berlomba. Dua anak di sebelah kiri bertanding mengambil koin yang ditanam dalam semangka, satu anak di tengah coba menghabiskan kerupuk, dan dua anak lain asik bermain balap karung.
 
Itulah penghargaan Google terhadap Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus. Dalam laman resminya, Google menulis hari ini merupakan peringatan ke-67 Kemerdekaan Indonesia sejak tahun 1945. Inilah negara dengan 17.000 lebih pulau, 33 propinsi, dan ratusan suku dengan ribuan bahasa serta budayanya.

Google tahun ini mengangkat kemeriahan di tiap sudut kota dan desa Indonesia yang selalu mengadakan beragam lomba untuk kemeriahan hari kemerdekaan. Dan, itu semua tampak pada tampilan Google Doodle tentunya.

Bukan sekali ini saja Google Doodle ikut menyambut kemerdekaan Indonesia. Sejak 2009, Google menampilkan beragam tema seputar peringatan ini. Setidaknya, hal ini membuktikan keberadaan Indonesia semakin dikenal di dunia Internasional. Baik lewat prestasi serta catatan-catatan buruk di negara ini.
 
2009

2010

2011
Dua puluh tahun lalu, mungkin hanya segelintir yang mengenal nama negara "Indonesia". Konon, Pulau Bali dulu lebih populer dan banyak yang kaget begitu mengetahui pulau para dewa tersebut masuk dalam negara Indonesia. Bahkan, kabarnya Mick Jagger sempat pongah berucap mau datang ke Indonesia asal bisa memiliki Pulau Bali. 

Ah, kita tak perlu pengakuan seorang rock star dunia agar negara ini dihormati semua bangsa. Pemuda-pemudi kita telah banyak yang menoreh tinta emas demi keharuman nama Indonesia. Nah, mungkin sekarang giliran kamu?

Kamis, 16 Agustus 2012

Mengemis PadaMu

Ya Rabb,
Hanya tinggal dua malam lagi ku singgah di bulan muliaMu.
Bulan dimana setiap hembusan nafas zikir kan dihitung pahala,
Setiap gerakan tasbih dan bilangan raka’at diperhitungkan,
Beramal ibadah di siang dan malamnya dilipat-gandakan.
Bahkan tidurnya orang yang berpuasa pun dihitung ibadah.
Tapi kenapa malah semangatku menurun Ya Allah?
Semangat yang semestinya justru semakin kuat dan bertambah karena akan berpisah dengannya.
Yang belum tentu kan ku singgahi lagi ditahun depan.

Ya Hayyu,
Hidupkanlah kembali kekuatan spritualku, semangat juangku, dan ghiroh belajarku,
Ku sadar, bahwa memang kualitas imanku ini masih labil,
Terkadang naik kadang turun,
Dari itu, istiqomahkanlah.
Selalu bimbing aku ke dalam jalan lurusMu,
Terangilah jika ku tersesat dalam jalan gelap
Agar ku temukan lagi secercah cahaya rahmatMu.

Pada bulan ini, sungguh ku membutuhkan tenaga ekstra Ya Allah. Tuk mengabdi padaMu semaksimal mungkin karena tak ingin menyiakan waktu emas ini, juga menyisihkan sedikit waktu tuk menyelesaikan kewajibanku dalam menempuh gelar S1, yaitu mengerjakan skripsi. Dan ini planningku;

Dari itu, mantapkanlah hati ini. Agar ku teruskan lagi perjuangan di jalanMu dan membuat tersenyum orang-orang yang menyayangiku. Agar ku sambut hari nan fitri kali ini dengan senyum lega, hati bahagia. 

اللهم نوِّر قلبي بِنور هِدايتِك كما نوَّرتَ الأرضَ بِنور شمسِك أبدًا أبدًا

اللهم إنِّي أسئَلك الفتوحَ والمُنوحَ والرُّسوخَة في العلمِ ياالله يارَبَّ العالمِينَ

AMIN...